Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan Haris Azhar Aziz menyetujui permintaan Komisi II dan pimpinan DPR untuk mengaudit keuangan KPU tahun anggaran 2015. Besok, Jumat (28/5/2015), akan dilakukan rapat teknis untuk mengetahui bentuk audit yang diharapkan Komisi II.
"Untuk itu tadi keputusannya besok sore akan dilakukan pertemuan teknis antara Komisi II dan Komisi III dengan anggota kami, Anggota I BPK, dalam bentuk rapat konsultasi untuk ketahui apa sesungguhnya dan jenis audit apa yang diharapkan," kata Haris di DPR, Kamis (28/5/2015).
Hari ini, BPK bertemu pimpinan DPR dan pimpinan komisi. Isi pertemuannya untuk memaparkan hasil audit keuangan negara tahun anggaran 2014. Dalam audit BPK, ditemukan potensi kerugian negara dari dana bina lingkungan Kementerian BUMN.
"Ada beberapa permasalahan yang kami temukan, yaitu telah ada indikasi kerugian negara," kata Haris.
Dia menerangkan temuan BPK terletak pada program pencetakan sawah sebesar Rp208,66 miliar, program pembibitan sapi sekitar Rp1,45 miliar, dan program pengembangan tanaman sorgum sebesar Rp1,68 miliar.
"Ada potensi kerugian negara, yaitu program pengembangan sorgum sebesar Rp9,97 miliar, program pembangunan rusun Rp4,22 miliar," ujarnya.
Selain itu, Haris menambahkan ada indikasi kerugian negara juga yang ditemukan pada pemberian pinjaman langsung terhadap mitra dengan total pinjaman itu sebesar Rp4 triliun.
"Kami sudah rekomendasikan dan nanti akan ditindaklanjuti oleh komisi-komisi terkait di DPR RI," kata Haris.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
-
DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap
-
Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini