Suara.com - Ada-ada saja kelakuan Naomi Pleasant dan Amanda Parsons, keduanya warga Inggris, yang saling berkelahi karena salah satu dari mereka menolak melakukan “threesome”, alias pesta seks lebih dengan tiga orang.
Cerita ini justru baru terungkap di pengadilan setempat setelah hakim bertanya alasah Naomi mengigit Amanda.
Sebelum aksi ‘kanibal’ saling gigit berlangsung, Naomi ternyata sempat meminta agar Amanda dan pasangannya bercinta di dalam karavan miliknya.
Amanda menolak ide gila itu dan melanjutkan menikmati malam di sebuah acara liburan sambil berkamping di Exmouth Devon, Inggris.
Tak puas diabaikan, Naomi lalu mengejek Amanda dengan kata ‘gendut’.
Alih-alih marah, Amanda malah tak tersinggung dan mengakui dirinya gendut.
“Saya memang gendut. Jadi saya tidak terganggu dengan komentar itu. Bukan sifat saya mudah kesal dan cepat marah,” kata Amanda.
Namun dalam sekejap, Naomi malah mengajaknya berkelahi dengan memukul wajah Amanda.
Amanda yang tak merasa bersalah akhirnya melawan dengan menarik dan menggigitnya sampai akhirnya dipisahkan oleh petugas.
Saking takutnya diseret ke pengadilan, Naomi pun mau mengakui kalau insiden itu akibat perbuatannya.
“Saya sangat mabuk saat itu. Saya memang menghina dengan memanggilnya ‘gendut’. Saya minta maaf,” ujar Naomi. (Dailystar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?