Suara.com - Petinju Indonesia Daud Yordan akan naik ring mempertahankan sabuk juara kelas ringan WBO Asia Pasifik melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku di DBL Arena Surabaya, Sabtu (6/6) nanti.
"Informasinya, Maxwell Awuku merupakan lawan sepadan. Apalagi direkomendasikan Presiden WBO Dunia, Mr Leon Pebio Panoncilo Jr untuk bertemu Daud," kata Manajer Daud Yordan, Wahju Prasetyo.
Pertandingan melawan Maxwell Awuku merupakan upaya kali pertama mempertahankan gelar Daud setelah merebut sabuk dari petinju Filipina Roland Pontilas di Pontianak, Desember 2014.
Jika Daud berhasil memenangkan pertandingan keduanya mendatang maka dipastikan petinju asal Kalimantan Barat tersebut menempati peringkat 5 dunia, sekaligus memiliki kans menantang juara dunia WBO kelas Ringan.
Maxwell Awuku merupakan petinju yang menempati ranking 2 WBO Asia Pasifik dan gayanya bermain hampir sama dengan Daud, yakni menyerang dan dibarengi pertahanan kokoh.
"Daud tidak boleh menganggap remeh Maxwell yang saat ini berambisi merebut gelar WBO Afrika," katanya.
Sementara itu, Daud Yordan mengaku optimistis bisa mengalahkan lawannya dan berusaha menang KO.
"Tapi soal berapa ronde, tergantung situasi. Yang jelas saya tidak mau gegabah karena akan jadi bumerang," tukasnya.
Ia mengaku belum pernah bertemu satu ring dengan Maxwell Awuku dan selama ini hanya diketahui berdasarkan video rekaman pertandingan.
Secara statistik, dalam kariernya, Maxwell memiliki pengalaman bertanding lebih banyak dibanding Daud. Rekor bertanding Maxwell adalah 43 main dengan 40 kali menang (26 menang KO), dua kali kalah dan sekali seri.
Sedangkan, Daud bermain 37 kali dengan rincian 33 kali menang (25 menang KO), 3 kali kalah dan sekali seri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tinju Dunia: Tiga Kelas WBO Alami Pergeseran Besar Usai Night of Champions
-
Daud Yordan Kasih Pesan ke Kambosos: Saya Tidak Datang untuk Kalah!
-
Rekam Jejak Daud Yordan: Anggota DPD RI, Juara Dunia yang Cuma 4 Kali Kalah, Kini Bersiap Hancurkan George Kambosos Jr
-
Daud Yordan Naik Ring Lagi, Hadapi Kambosos Jr di Australia
-
Daud Yordan Kembali Naik Ring, Lawan Petinju Argentina Juan Hernan Leal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara