Suara.com - Dokter di Rumah Sakit Anak Nasional di Lima, Peru terkejut seekor cacing kecil keluar dari mata seorang anak laki-laki. Cacing itu diketahui tinggal di dalam mata anak itu selama sebulan.
Dokter di rumah sakit itu mengatakan cacing itu lah yang menyebabkan mata anak 17 tahun itu bengkak selama 4 minggu.
Keberadaan cacing itu diketahui setelah mata anak yang tidak ingin disebutkan namanya itu di scan. Dokter pun mengambil cacing itu dengan menggunakan pinset.
Dokter Spesialis Mata, Carolina Marchena yang menangani pasien itu menjelaskan keberadaan cacing itu sangat berbehaya karena mata adalah organ yang sangat sensitif. Jika tidak diambil, pengaruhnya akan menyebar ke otak.
"Lokasi cacing di mata itu dari kecil akan semakin besar. Sehingga risiko meningka karena jaringan mata anak itu bengkak," jelas dia seperti dilansir Mirror, Kamis (4/6/2015).
Lalu bagaimana cacing itu bisa keluar? Rupanya Marchena menggunakan bebabuan herbal dan kemangi untuk memikat cacing.
"Basil digunakan sebagai cara untuk menarik cacing untuk keluar," jelas dia
"Namun, karena ukuran cacing itu tidak mungkin untuk keluar sendiri. Maka kami menariknya untuk keluar," papar dia.
Setelah keluar, diketahui besar cacing itu sepanjang 3 cm. Anak laki-laki itu pun dinyatakan sehat, begitu lansir koran Peru, Correo. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan