Suara.com - Meninggalnya Angeline, meninggalkan duka mendalam bagi teman-teman satu sekolahnya di SDN 12 Sanur, Denpasar, Bali.
"Kami mendoakan agar Angeline bisa masuk surga," ujar Putri, salah satu teman Angeline di SDN 12 Sanur, Denpasar, Kamis (11/06/2015).
Di mata teman-temannya Angeline dikenal sebagai anak yang baik, tapi sedikit pendiam dan tidak banyak bergaul.
"Dia orangnya pendiam, tidak banyak bicara. Kami suka dengan dia," ungkap Komang, teman Angeline lainnya.
Kepergian Angeline yang baru berusia 8 tahun, menjadi perhatian teman-teman sekolahnya. Mereka tampak antusias membaca koran lokal yang memberitakan kematian Angeline.
Seharusnya Angeline akan naik kelas III pada tahun ajaran 2015/2016. Bahkan kepala sekolah SDN 12 Sanur Ketut Ruta mengatakan, bila Angeline ditemukan dalam keadaan hidup dia akan diberikan keringanan meskipun tidak memiliki ujian kenaikan kelas.
""Kasihan ya dia, seharusnya dia memang naik kelas III, tapi apa dikata Tuhan berkehendak lain," paparnya.
Anak angkat Margareta ini menghilang sejak 16 Mei 2015 dan sempat membuat heboh warga Denpasar hingga kemarin jenazahnya ditemukan terkubur di halaman rumahnya. (Sukiswati)
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok