Suara.com - Tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Kementerian Kesehatan dan BPOM menggerebek sebuah gudang yang menyimpan 240.000 lensa kontak (mata). Semua barang ilegal itu ditaksir senilai Rp10 miliar.
Gudang itu berada di Jalan Antara No.43, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Penggerebekan dilakukan, Rabu (10/6/2015) malam.
Terkait penyimpanan ratusan ribu lensa kontak ilegal ini, aparat menangkap pemiliknya bernama Willy Evans Hardjono (WAH). Itu dijelaskan Kasubdit I Dittipidter, AKBP Sandi Nugroho, Kamis (11/6/2015).
"Kami telah mengamankan pemiliknya berinisial WAH," kata Sandi.
Sandi Nugroho menjelaskan, dari hasil operasi gabungan barang-barang illegal itu, pihaknnya mengamankan ratusan ribu lensa kontak bermerek Luxe dan V1. Barang itu disimpan dalam 300 dus.
"Diduga tidak memiliki izin edar," ujarnya.
Diduga barang tersebut berasal dari Cina. Atas kepemilikan barang itu, pemiliknya diduga melanggar pasal 196 dan pasal 197 Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal 62 ayat 1 Undang-Undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Selain itu barang-barang tersebut juga diperiksa apakah palsu atau tidak," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam