Suara.com - LSM yang fokus mengamati kebijakan keamanan dan HAM, Imparsial, meragukan pencalonan Sutiyoso sebagai Kepala BIN bisa menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu, termasuk penyelesaian kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.
Imparsial mendesak DPR RI bisa mengajukan calon baru kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengganti Sutiyoso yang dianggap tidak layak menyandang Kepala BIN.
"Kami ragu kasus Munir bisa diselesaikan. Saya minta DPR kritis melihat sosok sutiyoso. DPR meminta presiden untuk mengajukan nama baru, cocoknya dia jadi tokoh negara," kata Direktur Program Imparsial Al Araf kepada wartawan Kamis (11/6/2015).
Menurut Araf, masih banyak sosok di kalangan militer yang memiliki kapasitas di atas Sutiyoso.
Dia mencontohkan mantan KSAD Letjen (purn) Agus Widjojo mempunyai integritas yang baik dalam bidang keamanan dan intelejen. Agus Widjojo juga dianggap tidak mempunyai beban masa lalu terkait pelanggaran HAM.
"Dia pro sekali birokrasi badan intelejen," kata Al Araf.
Imparsial juga mengakukan nama lain dari sipil, yakni Direktur Eksekutif CSIS , Rizal Sukma, yang dianggap mempunyai banyak pengetahuan dalam bidang keamanan dan intelejen.
"Misalkan Rizal Sukma, sosok akademis yang paham tentang isu keamanan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok
-
Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026