Suara.com - Berdasarkan hasil tes psikologi sementara yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Lely Setyawati Kurniawan menduga, ibu angkat Angeline, Margaret Megawe merupakan psikopat atau berperilaku menyimpang.
Hasil tes psikologi menyebutkan, Margareta sering marah-marah, keras, kasar dan bahkan dia sering mengusir orang-orang yang datang ke rumahnya.
"Bila orangnya kasar, serta keras dan ada tamu malah diusir itu bisa salah satu faktor psikopat,"jelasnya, saat dihubungi, Kamis (11/06/2015).
Dia tidak mau menyebutkan secara gamblang bahwa Margareta telah mengalami ganguan jiwa, pasalnya keteranganya berbeda-beda dan baru satu kali dites kejiwaannya.
"Maka dari itu perlu dievaluasi dan ada tes psikologi lagi. Baru kita bisa menetapkan apakah dia sakit atau bagaimana," jelasnya.
Lely menambahka, kesimpulan sementara pemeriksaan psikologis yang dilakukan di Mapolresta Denpasar pada Rabu malam (10/06/2015), Margaret adalah sosok perempuan maskulin yang dominan, penuh kemarahan, agresif, sadisme, pemarah, paranoid dan over agrresion yang sangat sesuai untuk profil seorang psikopat.
Dia menambah bahwa berkas-berkas itu sudah diserahkan kepada pihak Polresta Denpasar.
Seperti diketahui Margareta menolak kunjungan dua menteri republik Indonesia. Bahkan dia juga mengancam Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait jika akan membawa Angeline. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!