Suara.com - Agus (25), tersangka pelaku pembunuh bocah cilik Angeline (8), selama bekerja degan ibu angkat korban, Margaret Megawe (55), mendapat gaji Rp1 juta sebelum dipecat sebagai pekerja rumah tangga.
Menurut pengakuannya kepada pengacara, Agus sudah bekerja di rumah korban di Jalan Sedap Malam, Sanur, Bali, sejak 23 April hingga 25 Mei 2015.
"Dia mengaku kepada saya begitu, kalau dia bekerja di sana hampir satu bulan," terang pengacara pelaku Haposan Sihombing, di Denpasar, Jumat (12/06/2015).
Dia menjelaskan hingga saat ini belum mengetahui siapa yang menawarkan kerja di sana.
"Saya belum tahu ceritanya dia bisa dipekerjakan rumah itu,"paparnya.
"Jadi dia dipecat setelah Angeline menghilang selama 9 hari, itu semua pengakuan dia kepada saya. Kalau kerjaannya sama seperti pembantu lainnya,” tambah Haposan lagi.
Sebelum dijadikan tersangka, Agus mengaku sempat melihat hidung Angeline berdarah karena dipukul Margaret.
Agus hingga saat ini adalah adalah satu-satunya tersangka pelaku pembunuhan Angeline yang sempat dikabarkan hilang sejak 16 Mei 2015.
Belakangan diketahui kalau Agus membunuh korban dan sempat memperkosanya sebelum dikubur dekat kandang ayam di halaman belakang rumah. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim