Suara.com - Otoritas Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, menyiapkan thermoscanner di terminal kedatangan internasional untuk mengantisipasi masuknya penyakit "Middle East Respiratory Syndrome" melalui penumpang yang baru tiba di Batam.
"Thermoscanner sudah kami siapkan pada terminal kedatangan. Setiap penumpang penerbangan internasional yang baru tiba akan melewati alat tersebut," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Senin (16/5/2015).
Thermoscanner merupakan alat yang bisa merekam suhu tubuh orang yang melewatinya. Salah satu indikasi seseorang terjangkit Virus MERS, biasanya suhu tubuhnya tinggi mencapai hingga 40 derajat celcius.
"Itu sebagai antisipasi saja. Sampai saat ini memang belum ditmukan penumpang yang baru tiba dan diindikasi terjangkit MERS," kata dia.
Suwarso mengatakan, apabila ada penumpang yang bersuhu tinggi dan diindikasi terjangkit virus tersebut akan langsung diperiksa lebih lanjut oleh petugas kesehatan bandara.
"Meski tidak ada penerbangan internasional dari Batam ke Korea Selatan dan kawasan sekitar yang ditemukan kasus Mers, namun alat tetap disiagakan sebagai langkah antisipasi," kata Suwarso.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Batam, jumlah turis dari Korea Selatan merupakan terbesar ketiga setelah Singapura dan Malaysia.
Namun, rata-rata turis tersebut masuk ke Kota Batam melalui Singapura dengan menggunakan kapal cepat yang bisa ditempuh sekitar 45 menit.
Batam merupakan kota dengan jumlah kunjungan wisatawan asing khususnya kawasan Asia terbesar ketiga setelah Bali dan Jakarta.
"Meskipun demikian. Karena bandara juga merupakan pintu masuk utama, jadi harus diantisipasi agar benar-benar tidak ada penumpang yang membawa virus tersebut ke Batam," kata Suwarso. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU