Suara.com - Tebing di kawasan Pantai Sadranan, Gunung Kidul, Yogyakarta, sore tadi, longsor dan menimpa beberapa wisatawan yang berdiri di bawahnya.
Menurut Kapolres Gunung Kidul AKBP Hariyanto hingga malam ini, tim gabungan dari kepolisian, BPBD DIY, SAR DIY serta masyarakat setempat berhasil mengevakuasi tiga korban.
"Sampai malam ini sudah tiga korban yang berhasil di evakuasi, dua meninggal dunia dan satu mengalami luka berat, sekarang semua korban baik yang luka maupun meninggal sudah dibawa ke RSUD Wonosari," kata Hariyanto.
Hariyanto yang memimpin langsung evakuasi mengatakan berdasarkan informasi dari pengunjung pantai tersebut diperkirakan jumlah korban yang tertimpa longsoran tebing berjumlah kurang lebih 10 orang.
Polisi dan jajaran terkait akan berusaha mencari dan mengevakuasi semua korban.
"Berdasarkan informasi dari pengunjung perkiraan korban ada 10 orang, selain tiga yang berhasil di evakuasi lainnya belum terlihat karena masih tertimbun longsoran jadi kami belum bisa memastikan bagaimana kondisinya," kata Hariyanto.
Hariyanto juga mengatakan saat ini sudah ada alat berat yang membantu proses evakuasi, namun kendala terberat dalam proses evakuasi malam ini ialah kondisi alam.
"Kami akan melakukan proses evakuasi semaksimal mungkin, kalau bisa selesai malam ini akan kita usahakan, hanya saja kendalanya, kan alam, saat ini air laut sudah mulai pasang jadi menjadi kendala dalam proses evakuasi tersebut," kata Hariyanto
Sementara itu, menurut Hariyanto, penyebab tebing longsor di Pantai Sadranan diperkirakan karena abrasi yang terjadi sejak lama. (Wita Ayodhyaputri)
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
Berakhir Pelarian Sopir Bank Jateng Gondol Rp10 Miliar, Kabur Seminggu Habiskan Rp300 Juta
-
Efek Yeom Ki-hun Mulai Terasa, Striker Keturunan Gunung Kidul Mendadak Deras Buka Keran Gol
-
Pantai Sedahan, Panorama Pantai dengan Dua Bukit Hijau Mempesona di Jogja
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok