Suara.com - Teka-teki kematian Engeline Margriet Megawe (Angeline) hingga saat ini belum terpecahkan. Polisi masih menyelidiki siapa sosok di balik kematian bocah kelas II SD itu.
Kapolda Bali, Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, selain Agus yang sudah ditetapkan menjadi tersangka, kemungkinan masih ada orang lain yang terlibat dalam kematian Angeline.
Saat ini, keterangan Agus, warga asal Sumba itu selalu berubah-ubah. Menurut Kapolda Bali, ini menjadi petunjuk adanya sosok lain yang bertanggung jawab atas meninggalnya Angeline.
"Saat ini kami masih mencari bukti-bukti lainya. Berdasarkan keterangan AG yang selalu berubah tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain lagi," ungkap Ronny di Polda Bali, Denpasar, Sabtu (20/6/2015).
Ronny mengatakan, sehari setelah ditemukannya Angeline, pihaknya telah melalukan pra rekontruksi. Sejak saat itu, tim penyidik hampir setiap hari bekerja mencari barang bukti.
"Kami masih mencari barang bukti," lanjutnya.
Ronny tidak bisa menentukan kapan rekontruksi pembunuhan Angeline akan digelar.
"Keterangan AG selalu berubah, masih terbuka ada orang lain yang menjadi tersangka," pungkasnya.
Sejak 10 Juni 2015, Agus ditetapkan sebagai tersangka tunggal atas pembunuhan Angeline, sementara itu, Margaret ibu angkat korban dijadikan sebagai tersangka penelantaran anak. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
KPK Periksa Bendahara dan Kabid SDA PUPR Bengkulu Soal Temuan Duit Rp4 Miliar
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar