Suara.com - Jumlah saksi untuk kasus pembunuhan Engeline Margriet Megawe (Angeline) dan penelantaran anak semakin bertambah, yang sebelumnya hanya 37 orang kini menjadi 51 orang.
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, jika saat ini saksi untuk kasus pembunuhan Angeline ada 28 orang saksi.
"Dari 26 saksi, dan 2 orang itu dari ahli," terang Ronny di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (22/6/2015).
Sementara untuk saksi kasus penelantaran anak ada 23 orang saksi. Sebelumnya saksi untuk penelantaran anak ini hanya 12 orang.
"Untuk saksi penelantaran anak ini sudah ada 23 orang," ujanya lagi.
Ronny menyebutkan, saksi-saksi itu tidak hanya orang yang berada di lokasi atau yang pernah tinggal di rumah Angeline, tetapi juga ada saksi ahli.
Seperti diberitakan, saat ini Margriet Christina Megawe alias Margaret, ibu angkat Angeline ditetapkan sebagai tersangka atas penelantaran anak. Sementara yang menjadi kasus pembunuhan bocah kelas II SD yaitu Agustinus Tai Hamdani mantan pembantu Margaret.
Ronny menerangkan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus yang menimpa anak kandung dari Rosidik dan Hamidah.
"Kami akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas,"pungkasnya
Pada 16 Mei 2015, Angeline dikabarkan menghilang oleh Margaret pada pukul 15.00 Wita di rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Jenazah Angeline ditemukan pada 10 Juni 2015 pada pukul 11.30 Wita di dalam rumahnya di jalan Sedap Malam, tepatnya di belakang kandang ayam dekat pohon pisang. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Tiga WNI Hilang, Satu Alami Luka Bakar di Selat Hormuz
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara