Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan NTMC TV dengan aplikasi IBOLZ yang bisa digunakan melalui smartphone. Program Korlantas ini diluncurkan guna mempermudah para warga yang akan mudik lebaran untuk melihat peta, jalur jalananan di wilayah Jawa.
Sehingga para pemudik bisa melihat secara kasat mata kondisi ruas jalur menggunakan aplikasi ini dengan melihat secara langsung melalui di telepon pintarnya. Aplikasi ini sudah bisa diunduh melalui Google Play secara gratis.
"Dengan aplikasi kami membantu pemudik bisa akses kamera CCTV secara langsung dan peta mudik. Jika peta manual tidak bisa, lihat CCTV. Mulai hari ini sudah bisa dengan klik Ibolz NTMC TV," kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Condro Kirono di Jakarta, Senin (22/6/2015).
Dari aplikasi ini, setiap orang dapat melihat kondisi jalan dari ratusan kamera CCTV yang tersebar di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Sumatera Selatan. Bahkan Entikong, Kalimantan Barat.
Selain itu, di aplikasi ini juga terdapat beberapa CCTV untuk melihat jalur-jalur kemacetan saat arus mudik dan arus balik lebaran. Diantaranya, jalur Pantura, jalur Tengah dan jalur Selatan.
Selain menyediakan peta mudik, aplikasi ini juga menyajikan menu Ibolz hiburan untuk menonton siaran televisi dan musik. "Peta mudik lebaran kami kasih barcode, nanti bisa difoto dan sudah langsung masuk petanya," terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura