Suara.com - Tim kuasa hukum Margriet Christina Megawe (Margaret) mengaku hingga saat ini belum mengatahui maksud dan tujuan dari pengambilan sidik jari dan hasil tes DNA terkait kasus pembunuhan Angeline.
“Hasil tes sidik jari dan DNA itu hingga saat ini belum jelas. Sidik jari itu memang tidak bisa dipastikan," ujar pengacara Margaret, Posko Simbolon saat dihubungi via telepon, Denpasar, Kamis (25/6/2015).
Dia menjelaskan, jika tempat pengambilan sidik jari tersebut sangat luas dan penghuni rumah tersebut tidak hanya Margaret dan Angeline saja.
"Sidik jari siapa yang diambil dan diperiksa oleh tim inafis," tanya Posko.
Dia berkali-kali bertanya sidik jari siapa, ada kaitannyakah dengan tindak pidana kepada tersangka pembunuh Angeline, Agustinus Tai Hamdani.
"Pembuktiannya itu apakah benar si Agus itu telah melakukan tindak pidana yang menyebabkan matinya anak sehingga terjadi pembunuhan," papar Posko.
Dia menegaskan, bahwa polisi melakukan tersebut bukan berati terjadinya penyidik itu untuk mengarahkan kepada Margaret.
"Hasil uji sidik jari itu hanya menguatkan barang-barang bukti saja," pungkasnya.
Seperti diberitakan, tim Inafis Polri mengambil sejumlah barang termasuk sidik jari dari rumah di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, tempat lokasi mayat Angeline ditemukan. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang