Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum Agus Tai Hamdani, tersangka pelaku pembunuhan Engeline Margriet Megawe (Angeline). Sementara itu, pengacara kondang lainnya, Hotma Sitompoel menjadi kuasa hukum tersangka kasus dugaan penelantaran anak ibu angkat Angeline, Margaret Megawe.
Jefry Kam, salah satu anggota tim Hotma Sitompoel mengatakan, adalah hal yang sah jika seorang Hotman Paris menjadi pengacara tersangka pembunuh Angeline.
"Bang Hotman kan orangnya bagus, silahkan dia membela kliennya. Kami juga akan membela klien kita," ujar Jefry, di Polda Bali, Denpasar, Jumat (26/6/2015).
Jefry menegaskan, tidak ada persaingan di antara dua pengacara kondang tersebut dalam kasus Angeline.
"Tidak ada perang, kita tidak ada posisi yang ribut-ribut. Setiap pengacaranya bisa membela klienya masing-masing. Kita tidak ada masalah dia menjadi pengacaranya. Kami akan membela klien kami dengan cara kita, mereka pun sama sebaliknya," lanjutnya.
Terkait pernyataan Hotman yang menyebut bahwa klien Hotma, Margaret, punya andil dalam kematian Angeline, Jefry menanggapi dengan santai.
"Itu hak dia, cara dia membela kliennya, kami pun begitu. Yang jelas kami tidak memutarbalikkan fakta. Hitam jadi putih atau putih jadi hitam,"pungkasnya.
Seperti diketahui jika Hotman Paris menjadi pengacara Agus pada 23 Juni 2015, sementara Hotma Sitompul telah ditunjuk oleh Yvonne Caroline Megawe anak Margriet Christina Megawe untuk menjadi pengacaranya dalam kasus penelataran anak sejak 17 Juni 2015 lalu. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
'Dia Pernah Jadi Klienku 25 Tahun', Hotman Paris Colek Prabowo Soal Nasib ABK Fandi Ramadhan
-
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
-
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
-
Diduga Bela Timothy Ronald, Hotman Paris Sebut Ribuan Dosen Bisa Dipenjara!
-
Hotman Paris Singgung Podcaster Tukang Selingkuh, Denny Sumargo Merasa Tersindir: Kayaknya Gue
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat