Suara.com - Lembaga Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran meminta anggota DPR membuka mata dan obyektif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dengan tidak meminta-minta pemerintah memasukkan dana aspirasi Rp20 miliar per anggota dewan per tahun ke APBN 2016.
"Saya minta DPR untuk lebih membuka mata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, jangan hanya kepentingan sendiri dan partai politik," ujar Sekretaris Fitra, Yenny Sucipto, kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2015).
Ia juga menambahkan upaya menggolkan dana aspirasi dan dana bantuan untuk partai politik merupakan bukti DPR tidak peduli dengan aspirasi masyarakat. Karena menurutnya, DPR dominan dalam menekan pemerintah dalam mencairkan dana bantuan partai politik.
"Jelas saat ini kepentingan DPR lebih ke partai politik, karena menekan pemerintah untuk mencairkan dana politik secara legal," katanya.
Oleh karena itu, Fitra meminta DPR untuk membuat RAPBN alternatif tahun 2016 dengan memprioritaskan kebutuhan rakyat, bukan lagi kepentingan pribadi dan golongan.
Ia juga menambahkan jika selama ini DPR hanya memanfaatkan APBN sebagai sarana transaksional ekonomi dalam bidang politik.
"Kita bisa lihat kinerja DPR selama ini yang memanfaatkan APBN sebagai selah untuk tujuan yang jauh dari rakyat," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
-
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
-
Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam
-
Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia
-
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?
-
Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya
-
Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah
-
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah