Suara.com - Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Yenny Sucipto menduga ada upaya sistematis untuk menyedot APBN 2016 demi kepentingan politik.
"Kami menduga ada gejala untuk upaya perampokan anggaran rakyat untuk dana politik," kata Yenny kepada wartawan dalam forum diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2015).
Duit yang disinyalir akan disedot dari uang rakyat, katanya, untuk kepentingan partai politik, baik persiapan mengikuti pilkada maupun Pemilu 2019.
Yenny mencatat setidaknya ada dua upaya menyedot APBN 2016 untuk syahwat politik yang sekarang terlihat, anggota DPR terus menerus memperjuangkan agar dana aspirasi per anggota DPR Rp20 miliar per tahun atau totalnya untuk seluruh anggota dewan mencapai Rp11,2 triliun per tahun agar masuk APBN 2016. Kedua, upaya menaikkan dana bantuan keuangan partai politik hingga Rp10 triliun per tahun.
"Paling tidak ada dua hal yang kami curigai upaya untuk menaikkan dana politik dari APBN 2016, yakni dengan dana aspirasi, dan dana parpol yang sebegitu gencarnya disuarakan," ujarnya.
Yenny mempertanyakan urgensi dana partai politik dinaikkan, sedangkan kinerja dari partai sendiri tidak banyak manfaatnya buat rakyat.
"Negara telah menyuplai dana ke partai sejak tahun 1999, kenapa kita harus menaikkan jumlahnya. Sedang manfaat dari partai sendiri tidak terlalu dirasakan oleh rakyat," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya