Suara.com - Margriet Christina Megawe alias Margaret resmi ditetapkan penyidik Polda Bali menjadi tersangka kasus pembunuhan anak angkatnya, Minggu (28/6/2015). Hari ini, Senin (29/6/2015), sedianya Margaret akan diperiksa sebagai tersangka pembunuh di Polda Bali, namun dia menolak.
"Tadi, rencananya klien kami mau di BAP sebagai tersangka pembunuh Angeline, tapi beliau menolak," kata pengacara Margaret, Hotma Sitompul, di Polda Bali, Denpasar.
Hotma membocorkan sedikit menjelang kliennya akan diperiksa penyidik tadi.
Awalnya, kata dia, penyidik bertanya tentang kesehatan dan dijawab Margaret baik-baik saja. Setelah itu, penyidik bertanya kesediaan Margaret diperiksa sebagai tersangka pembunuh.
"Dengan tegas, klien kami pun menolak," kata Hotma.
Hotma tentu saja mendukung Margaret menolak pemeriksaan hari ini. Ia membalikkan keterangan Kapolda Bali Inspektur Jenderal Ronny F Sompie yang menyebutkan Polda Bali sudah memiliki tiga alat bukti permulaan sehingga menetapkan Margaret menjadi tersangka.
"Untuk apa lagi kalau sudah memiliki bukti tapi di BAP lagi," katanya.
Hotma malah menyarankan polisi segera mengajukan berkas Margaret ke pengadilan.
"Kalau memang sudah ada tiga bukti silakan sekarang itu diajukan ke pengadilan tidak perlu lagi adanya pemeriksaan," katanya.
Sebelum, Margaret kasus penelantaran anak dan kekerasan dalam rumah tangga. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam