Suara.com - Kuasa hukum Agus, salah satu tersangka pembunuhan Angeline, Hotman Paris Hutapea, mendatangi Polda Bali, Denpasar, Kamis (2/7/2015). Kedatangan Hotman adalah untuk menemui kliennya, setelah Margriet Christina Megawe (Margaret), mantan majikan Agus dijadikan tersangka pembunuh Angeline.
Hotman Paris, bersama pengacara Agus lainnya, Haposan Sihombing tiba di Polda Bali sekitar pukul 10.00 WITA. Selama akan memasuki ruangan sentra pelayanan Propam, Hotman tidak bersedia komentar karena diwakili oleh Haposan Sihombing.
"Kami ke sini mau bertemu dengan Agus pascaditetapkanya Margaret jadi tersangka," kata Haposan Sihombing.
Dia menjelaskan, pertemuan ini merupakan pertemuan pertama Hotman Paris dengan Agus.
"Semoga ada titik terang setelah Kapolda sudah menetapkan Margaret ditetapkan sebagai tersangka," sambung Haposan.
Berbeda dengan sebelumnya, Hotman enggan berbicara kepada media. Sejumlah pengawal berbadan besar berada di sekitar Hotman dan menghalang-halangi wartawan yang hendak mewawancarai si pengacara kondang. Sebagai informasi, Hotman Paris resmi menjadi kuasa hukum Agus pada tanggal 23 Juni 2015 lalu. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
'Dia Pernah Jadi Klienku 25 Tahun', Hotman Paris Colek Prabowo Soal Nasib ABK Fandi Ramadhan
-
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
-
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
-
Diduga Bela Timothy Ronald, Hotman Paris Sebut Ribuan Dosen Bisa Dipenjara!
-
Hotman Paris Singgung Podcaster Tukang Selingkuh, Denny Sumargo Merasa Tersindir: Kayaknya Gue
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan