Suara.com - Sebuah video klip yang menampilkan aksi seorang perempuan membakar anjing hidup-hidup menuai kritik pedas dari netizen Cina. Dalam video tersebut, tampak seorang perempuan yang mengenakan gaun hitam dan sepasang sepatu hak tinggi.
Kemudian, sambil tersenyum, perempuan itu membakar seekor anjing hidup-hidup dengan peralatan las. Hanya dalam waktu kurang dari semenit, anjing itu pun hangus.
Lokasi pengambilan gambar video tersebut tidak diketahui. Namun, banyak yang berspekulasi bahwa aksi tersebut difilmkan di Yulin, kota di Cina yang terkenal dengan festival makan daging anjing.
"Apakah kamu punya hati? Anjing adalah sahabat terbaik manusia," kata seorang netizen di media sosial Cina, Sina Weibo.
Sejak beredar beberapa waktu yang lalu, video tersebut sudah disaksikan lebih dari 21 ribu kali. Belakangan, berdasarkan penelusuran sejumlah netizen yang peduli pada masalah ini, diketahui bahwa perempuan tersebut berprofesi sebagai perawat di Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu.
Tak cuma profesinya. Nama, nomor kartu identitas, alamat rumah dan nomor teleponnya pun berhasil didapatkan. Namun, yang bersangkutan tidak merilis nama si perempuan kepada publik.
Cina tidak mempunyai undang-undang yang mengatur aksi brutal terhadap binatang. Tahun 2010 silam, sejumlah pakar hukum mengajukan rancangan undang-undang semacam itu, namun belum disahkan. (Shanghaiist)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Bakar Orang Hidup-hidup, Polisi Ini Bilang Tak Sengaja
Hari Ini Facebook Ganti Logo, Coba Sebutkan Apa yang Diubah
97 Orang Salat Ditembak Mati di Nigeria
Mereka Membuang Ferrari dan Porsche-nya Begitu Saja di Tepi Jalan
Berita Terkait
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat
-
Film Late Shift: Malam Panjang Perawat yang Melelahkan dan Penuh Empati
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir