Suara.com - Rapat Paripurna DPR, Jumat (3/7/2015) pagi tadi resmi menyetujui pencalonan Sutiyoso menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu DPR juga menyetujui pencalonan Panglima TNI dan enam hakim Agung.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq memaparkan laporannya tentang hasil fit and proper test Panglima TNI. Secara umum, Calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, disetujui oleh Komisi I.
"Komisi I menyetujui Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI," kata Mahfudz dalam rapat.
Sebelum itu, Mahfudz menyampaikan juga bila Komisi I mendukung Kepala BIN Sutiyoso. Hal itu setelah dilakukan fit and proper test.
"Rapat DPR pada dasarnya dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat maka Komisi I DPR RI memutuskan bahwa calon Kepala BIN saudara Sutiyoso layak dan diterima sebagai Kepala BIN," kata Mahfudz.
Pimpinan sidang, Fahri Hamzah langsung meneruskan laporan ini dan mempertanyakan sikap peserta rapat. "Apakah Hasil pembahasan pemberian pertimbangan calon kepala BIN dapat disetujui? Apakah permohonan persetujuan pemberhentian serta pengangkatan Panglima TNI juga disetujui?" tanya Fahri.
Dua pertanyaan itu serentak disahuti kompak oleh semua anggota fraksi. "Baik, semua sudah menyetujui dan akan kita proses," kata Fahri sembari mengetuk palu untuk memutuskan.
Selain Komisi I, Komisi III juga memberikan laporannya tentang Hakim Agung. Dalam rapat ini, Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsudin memberikan laporannya.
"Enam Fraksi menyatakan persetujuan bulat terhadap ke enam calon hakim agung. Tiga fraksi setuju dengan catatan, satu fraksi hanya menyetujui tiga nama dari enam calon," kata Aziz.
"Apakah laporan Komisi III mengenai hasil enam calon hakim agung disetujui?" kata Fahri Hamzah melanjutkan laporan Aziz.
"Setuju," jawab Anggota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK