Suara.com - PT. Garuda Metalindo Tbk. resmi melantai di bursa saham dengan melepas saham 468.750 ribu lembar saham baru dan 20 persen dari modal yang di setor pada penawaran umum, Selasa (7/7/2015). Garuda Metalindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang komponen otomotif, seperti baut dan mur.
Presiden Direktur Garuda Metalindo Hendra Widjaja mengatakan tidak mudah mendaftarkan perusahaan menjadi perusahaan terbuka. Diperlukan waktu yang panjang.
Pencatatan saham perseroan, katanya, merupakan peristiwa yang bersejarah dan menjadi tantangan baru bagi Garuda Metalindo.
“Cuma dengan cara ini kami bisa membayar kepercayaan investor. Dengan pencatatan ini kami akan terus berusaha bekerja lebih giat lagi,” kata Hendra saat ditemui di BEI, Jakarta.
Pada pembukaan sesi pertama, saham yang terjual sembilan ribu lot dengan nilai transaksi Rp725 juta. Dengan penjualan tersebut, nilai saham Garuda Metalindo meningkat 48 persen.
Sebagai emiten dengan kode Bolt, dalam IPO berhasil mengantongi dana tunai sekitar Rp258 miliar.
Hendra mengatakan hasil penjualan hari ini 52 persennya akan digunakan untuk membayar utang, 28 persen akan digunakan untuk belanja modal dan 20 persen akan digunakan untuk modal kerja.
"Kita akan bayar kurang lebih antara Rp100 miliar sampai Rp200 miliar. Pinjaman sebagian dari bank, sebagian dari utang supplier," ujarnya.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi