Suara.com - Satpam komplek perumahan Mediterania Regency, Bekasi, mengaku sempat melihat hasil rekaman CCTV dan mengidentifikasi pelaku teror rumah kediaman penyidik KPK Afif Julian Miftah.
"Dari rekaman CCTV dari rumah Pak Afif, yang saya lihat sih terduga pelakunya ada dua orang. Mereka berdua jalan kaki nggak naik kendaraan," ujar seorang petugas keamanan bernama Adum kepada Suara.com di Bekasi pada (7/7/2015).
Dia mengatakan kedua terduga pelaku lelaki dan diperkirakan berumur 30 tahun dengan ciri berperawakan tinggi sedang.
"Terduga pelakunya ada dua orang sekitar umur 30-an. Yang satu rambutnya cepak, yang satunya orangnya agak tinggi," katanya.
Dia menyesal tak bisa merekam secara jelas dari CCTV milik komplek yang ternyata tak beroperasi, sehingga mereka tidak mengetahui bagaimana cara pelaku masuk komplek.
"Nih sayangnya CCTV nya disini mati, jadi kita nggak tahu dia masuk ke sini gimana. Tapi pas dirumah pak Afif yang kelihatan sih dua orang tadi jalan, tapi nggak tahu masuknya gimana," tambah Adum.
Dia mengakui kalau terduga pelaku tersebut bukanlah penghuni komplek Mediterania Regency. Adum juga mengungkapkan kalau kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Minggu (5/7/2015).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret