Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang penambahan bangunan gedung baru, baik untuk pemerintahan maupun komersial, di Kepulauan Seribu. Gedung baru dianggap hanya merusak keindahan pulau.
"Kepulauan Seribu tidak boleh ada pembangunan fisik seperti gedung perkantoran. (Kalau ada yang mau bangun) kita tolak," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ketika mengunjungi Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jumat (10/7/2015).
Djarot mengatakan pemerintah bertekad menjadikan Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata kelas dunia.
Namun, kata Djarot, bangunan yang sekarang sedang proses pengerjaan, tetap diizinkan untuk menyelesaikannya.
"Kita tolak (kalau ada yang mau gedung baru), kalau untuk penyelesaian (bangunan mangkrak) ini boleh," kata dia.
Djarot yakin obyek wisata alam Kepulauan Seribu akan sangat mendunia.
"Saya yakin ke depan masa depan pulau seribu itu menjadi objek wisata (berkelas). Tapi ini bangunan di desain ulang. Saya minta betul di sektor pariwisata dapat perhatian," kata dia.
Untuk mendukung hal itu, pemerintah akan membenahi infrastruktur yang ada sekarang, khususnya alat transportasi dan dermaga.
"Harus ada transportasi yang layak, dermaga bagus, penyediaan kapal bagus, air bagus, lingkungan hidup bagus," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB