Suara.com - Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Mulyono enggan menanggapi siapa calon Kepala Staf Angkatan Darat untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang sudah diangkat menjadi Panglima TNI. Menurutnya yang berwenang memutuskan ialah Presiden Joko Widodo.
"Saya tidak mau komentar soal itu, tidak boleh. Itu kan kewenangan atasan," kata Mulyono di Markas Komando Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015).
Mulyono merupakan salah satu nama yang disebut-sebut kandidat kuat Kepala Staf Angkatan Darat.
Ketika ditanya apakah siap mengembang tugas Kepala Staf Angkatan Darat, Mulyono menolak berkomentar.
"Saya tidak mau menanggapi hal itu," ujarnya.
Mengenai kabar bahwa sudah keluar surat dari Presiden atas penunjukannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, Mulyono juga tidak mau menanggapi.
"Lho kok tanya saya, silakan. Saya tidak mengerti, saya kan prajurit," katanya.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan calon Kepala Staf Angkatan Darat ialah jenderal berpangkat Letnan atau bintang tiga.
Jenderal berpangkat Letnan dan memiliki masa dinas yang cukup di antaranya Wakasad Letjen TNI M. Munir, Sekretaris Jenderal Kemhan Letjen TNI R. Ediwan Prabowo, Pangkostrad Letjen TNI M. Mulyono dan Inspektur Jenderal (Irjen) Mabes TNI, Letjen TNI Syafril Mahyudin.
Munir dan Mulyono merupakan satu letting di Angkatan Akmil tahun 1983.
Berita Terkait
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi