Suara.com - PT Kereta Api Indonesia memperpanjang pelayanan untuk mengantisipasi dampak dari erupsi Gunung Raung, Bondowoso, Jawa Timur.
Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice mengatakan, perpanjangan pelayanan tersebut pada KM Sembrani menjadi Gambir-Surabaya-Turi-Jember.
Dia merinci, pelayanan tersebut terdiri dari tujuh kereta, satu kereta makan, satu kereta pembangkit dan satu aling-aling.
Kereta tersebut berangkat dari Surabaya Pasar Turi pukul 06.10 WIB dan tiba di Jember pukul 10.11 WIB.
Sementara itu, berangkat dari Jember pukul 12.55 dan tiba di Surabaya Pasar Turi pukul 16.54 WIB.
"Adapun tarif per penumpang untuk Surabaya Pasar Turi-Jember Rp150.000," katanya di Jakarta, Senin (13/7/2015).
Akibat dari erupsi Gunung Raung, sejumlah penerbangan mengalami penundaan dan Kementerian Perhubungan mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan moda lain.
Setelah sempat ditutup dan dibuka kembali, sejumlah bandara, terutama Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sudah bisa dioperasikan, jelasnya.
Kementerian Perhubungan menyatakan pesawat sudah bisa diterbangkan di langit Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Berdasarkan "Note to Airmen" dari Kementerian Perhubungan pascaerupsi Gunung Raung di titik koordinat S0807 E11402 telah diterbitkan Ashtam atau notifikaasi terkait kondisi abu vulkanik atau kontaminasi debu Nomor 0084/15 13 Juli 2015 pukul 06.35 UTC atau pukul 13.35 WIB.
Dijelaskan ketinggian vulkanik mencapai 15.000 kaki dengan kekuatan angin mencapai 10 knot dan arah pergerakan angin menuju Timur.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Kemenhub JA Barata, dampak abu vulkanik tersebut tidak mempengaruhi rute penerbangan domestik.
Namun, Barata menyebutkan terdapat rute penerbangan internasional yang masih harus dihindari, seperti area R592, G578 dan B349.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan
-
Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG
-
Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah