Suara.com - Tersangka kasus suap pengacara senior Otto Cornelius Kaligis membantah telah memerintahkan anak buahnya M. Yagari Bhaskara alias Gerry, untuk menyuap tiga hakim PTUN Medan.
Hal itu disampaikan Kaligis usai diperiksa selama lima jam di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa malam (14/7/2015).
"Saya tidak merampok uang negara, bukan saya yang ngasih duit kepada hakim. Saya tidak menyuruh anak buah saya ke Medan," kata OC sambil berjalan ke mobil tahanan.
Dia juga membantah terlibat kasus suap dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dalam perkara yang sudah disidangkan di PTUN Medan terkait kasus Pemprov Sumut dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
"Sama sekali tidak (Gatot terlibat dalam kasus ini). Saya sudah larang anak buah saya ke Medan. Jadi saya sama sekali nggak," katanya ditengah riuhnya suara para wartawan dan pengacaranya.
KPK sendiri baru menetapkan Kaligis sebagai tersangka pada hari ini dan langsug ditahan.
Petugas KPK menjemputnya dari Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Dia kini ditahan oleh Penyidik KPK di Rutan Guntur untuk memudahkan proses penyidikan selanjutnya.
Dalam alam perkara ini OC Kaligis diduga bersama-sama dengan anak buahnya M Yagari Bhastara alias Gerry meyuap Hakim PTUN Medan.
Atas perbuatannya Kaligis disangka dengan Pasal 6 Ayat 1 huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b, Pasal 13 UU 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat 1 juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah