Suara.com - Lima orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan bermotor di wilayah Deplongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis dini hari (16/7/2015). Kecelakaan tersebut terjadi di jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Magelang dengan Salatiga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula dari Bus Rhema Abadi bernomor polisi AA-1541-CA melaju dari arah Magelang. Bus yang melaju oleng tersebut kemudian menghantam sebuah mobil pengangkut sayur hingga masuk ke dalam jurang sedalam lima meter.
Laju bus tersebut belum juga berhenti hingga kembali menghantam dua mobil lainnya hingga terseret dan terpental. Salah seorang saksi mata Suparjo (55) mengatakan, satu unit mobil sedan yang turut dihantam bus itu bahkan terseret hingga beberapa meter.
"Korbannya ada yang jatuh di jalan, ada yang terjepit mobil," ungkapnya.
Dalam peristiwa itu, korban tewas diduga merupakan penumpang mobil pengangkut sayur dan sedan yang dihantam hingga terseret tersebut. Selain korban tewas, setidaknya terdapat pula sembilan korban luka.
Para korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Salatiga dan Rumah Sakit Ken Saras Kabupaten Semarang. Peristiwa nahas ini masih dalam penyilidikan Satuan Lalu Lintas Polres Semarang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat