Suara.com - Keluarga mantan Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana, kembali menyambangi Gedung KPK untuk menjenguk sekaligus merayakan hari kedua Idul Fitri bersama politisi Demokrat tersebut di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Sebelumnya, pada sesi kunjungan pertama Jumat (17/7/2051), mereka juga datang membawakan masakan khas Medan untuk Sutan.
Khusus untuk hari ini, istri Sutan, Unung Rusyatie, mengatakan bahwa pihaknya ingin melakukan Makobar yang merupakan kegiatan rutin keluarganya. Rusyatie menjelaskan bahwa Makobar adalah kegiatan yang secara kontinyu saat Lebaran pertama dilakukan keluarganya, di mana anggota keluarga duduk berbarengan guna mencurahkan isi hati yang terpendam selama setahun.
"Makobar dilakukan setelah Salat Id. Jadi kita tidak ke mana-mana, tetapi semuanya kumpul, terus mencurahkan isi hati setelah selesai diberi petuah oleh bapak. Baru (kemudian) kita silaturahmi ke keluarga yang lain," kata Rusyatie di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7).
Menurut Rusyatie, kendati Makobar dilakukan di sela-sela mengunjungi Sutan di Rutan KPK, namun keluarganya masih merasa bersyukur lantaran tetap dapat melakukan kebiasaan di saat hari raya Idul Fitri tersebut. "Kita bikin di sini (Rutan KPK) semua pada ngomomong apa yang mau diomongin," imbuhnya.
Sejak Jumat (17/7) sampai hari ini, Sabtu (18/7), Rusyatie bersama keluarga besarnya memang memanfaatkan periode kunjungan dalam rangka perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriyah yang diberlakukan oleh KPK. Dalam kesempatan ini, Rusyati mengaku bahwa keluarganya merasa bahagia, lantaran masih dapat memperingati hari raya Idul Fitri bersama Sutan, meski dalam tempo waktu yang singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar