Suara.com - Momen Lebaran seperti sekarang, banyak tempat rekreasi diserbu warga untuk mengisi waktu liburan, tidak terkecuali Taman Margasatwa, Ragunan, Jakarta Selatan. Selain harga tiket yang murah, sisi edukasi juga menjadi pertimbangan warga untuk memilih Ragunan sebagai destinasi wisata keluarga.
Banyak binatang langka yang berada di Taman Margasatwa.
Tempat penangkaran unggas, khususnya burung langka, menjadi salah satu tempat favorit bagi pengunjung Ragunan.
Seperti pengamatan Suara.com, kandang yang berisi burung, seperti kakatua, nuri, dan elang, ramai ditonton pengunjung.
Seperti dikatakan Rahman. Ia mengajak putrinya melihat koleksi burung langka di Ragunan. Ia ingin putrinya mengerti dan belajar mengenai keanekaragaman burung di Indonesia.
"Ini ngajak anak saya lihat burung langka, biar sekalian belajar jenis burung Indonesia. Soalnya sekarang kan di alam liar udah jarang burung, apalagi burung yang kayak di sini," kata Rahman kepada Suara.com.
Karena terlalu ramainya, seorang pengunjung bernama Atep, mengatakan sampai membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melintasi deretan kandang burung tersebut.
"Waduh ini setengah jam buat keluar dari sini, di dalam rapat banget susah mau jalan keluar aja. Tadinya mau lihat-lihat burung ya nggak jadi deh," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi