Suara.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bersama rombongan yang berjumlah 1000 orang tiba di Prancis Sabtu (25/7/2015). Kedatangan mereka ke Prancis untuk berlibur di Villa yang berada di kawasan Pantai Riviera.
Kunjungan itu memicu protes warga dan pemerintah setempat karena penutupan pantai publik untuk alasan privasi dan keamanan. Sebuah petisi terhadap "privatisasi" Pantai Mirandole yang berada di bawah villa Raja Arab Saudi digalang dan telah terkumpul lebih dari 100 ribu tanda tangan dalam sepekan.
Wali Kota Vallauris juga menulis kepada Presiden Francois Hollande untuk memprotes pihak Arab Saudi. Meski memahami alasan penutupan itu untuk keamanan, namun dirinya menegaskan ada hukum yang harus dipatuhi.
"Kami memahami alasan keamanan dan kepentingan bangsa yang lebih besar. Tapi tidak ada yang bisa membebaskan diri dari hukum negara," tulis Wali Kota Michelle Salucki.
Berbeda dengan pemerintah setempat, sejumlah hotel, restoran dan toko mewah di sepanjang Pantai Mediterania justru menyambut gembira kunjungan Raja Arab itu.
"Dampak ekonomi bagi kami, tetapi juga bagi restoran, sopir dan semua orang yang bekerja di vilanya, adalah nyata," ujar Direktur Hotel Bintang Empat Montaigne di Cannes, Serge Reinhard yang setengah dari jumlah kamar hotelnya telah dipesan rombongan Raja Arab Saudi itu.
Prancis menjalin hubungan baru dengan Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya selama tiga tahun terakhir. Hubungan itu didasari kebijakannya kepada Iran dan sikap yang sama dalam konflik di Timur Tengah. (Reuters)
Berita Terkait
-
KPK Sita Rumah ASN Kemenag Senilai Rp6,5 Miliar, Diduga Hasil Jual Beli Kuota Haji
-
Umroh Gratis dari Raja Salman! 50 WNI Berangkat ke Tanah Suci
-
Arab Saudi Beri "Karpet Merah" Kewarganegaraan untuk Ilmuwan dan Ahli Dunia, Ini Targetnya
-
Sosok Risty Tagor, Seleb Disorot Media Asing karena Berhaji 2 Kali di Usia Muda
-
Daftar Seleb dan Tokoh Wanita Dapat Undangan Haji Gratis dari Raja Arab
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau
-
Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah
-
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
-
Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana
-
Mahasiswa vs Pemerintah di MK: Siapa yang Akan Menang dalam Uji Materi KUHP Nasional?
-
Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh
-
Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi
-
Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi
-
KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT!