Suara.com - Ketua panitia seleksi KPK Destry Damayanti belum tahu berapa banyak calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap ketiga. Kata Destry, pansel tidak bisa menentukan berapa calon yang lolos sebelum tes terakhir.
Destry hanya bisa memastikan bahwa capim KPK yang lolos seleksi tahap ketiga berjumlah sedikit. Itu dilakukan agar pansel lebih fokus menentukan capim KPK terbaik.
"Mengenai yang lolos kami belum tahu. Terus terang dari kemarin kami tidak bisa langsung menentukan jumlah yang lolos. Kami benar-benar melihat dari kriteria dan masukan masyarakat," kata Destry kepada wartawan di Pusdiklat Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (27/7/2015).
"Mengenai masukan dari masyarakat cukup banyak yang kami terima. Ada ribuan masukan yang kami terima di web kami. Nanti itu juga akan menjadi pertimbangan kami ke depannya," ujarnya.
"Jadi terakhir kita harus menyerahkan delapan (nama) ya, jadi sebelumnya kita nggak akan mencari banyak ya. Agar kita lebih fokus wawancara ataupun tracking mereka yang lolos tahap ini," kata Destry.
Lebih lanjut Destry mengatakan bahwa tahap tes ketiga Capim KPK sangat penting. Tes kali ini berbeda dengan sebelumnya. "Kalau tahap pertama dan kedua kami menilai kemampuan dan keahlian kerja. Kalau sekarang kami sudah masuk ke kepribadiannya. Karena kami tahu ke depan KPK pasti banyak pertentangan. Karena namanya memberantas korupsi nggak akan mudah di Indonesia," dia menandaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?