Suara.com - Ketua Pansel KPK Destry Damayanti meminta wartawan untuk tidak mewawancarai para Capim KPK setelah selesai tes tahap ketiga. Hal tersebut menurut Destry karena para calon sudah lelah setelah menjalani serangkaian kegiatan tes.
"Untuk para wartawan saya berharap untuk jangan mewawancarai para Capim usai tes. Karena Capim itu sudah lelah melakukan serangkaian tes dari pagi," kata Destry kepada wartawan di Pusdiklat Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (27/7/2015).
Dia menyampaikan alasan soal larangan itu karena tes hari ini akan berlangsung sampai malam.
"Mereka jadwalnya baru selesai jalani tes nanti jam 22.00 WIB. Besok mereka akan jalani tes lagi seharian penuh lagi. Jadi mereka butuh konsentrasi yang penuh," tambahnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, himbauan untuk tidak mewawancarai para Capim KPK karena ada beberapa Capim yang datang jauh dari daerah. Sehingga menurutnya, nantinya Capim tersebut dikhawatirkan salah memberikan statemen.
"Ini kan ada beberapa Capim yang langsung terbang kesini dari daerahnya. Kebayang kan capeknya kaya gimana, takutnya nanti karena kondisi capek diwawancara malah salah memberi statemen karena kurang konsentrasi," kata Destry.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?