Suara.com - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin meringkus satu dari dua orang jambret yang menganiaya anggota polisi.
"Pelaku ini diduga membacok polisi Bripka Teguh Widodo saat hendak menggagalkan aksi mereka pada Selasa minggu lalu (21/7), sekitar pukul 20.30 Wita, di Jalan Lingkar Dalam Banjarmasin," tutur Kapolresta Banjarmasin Kombes Wahyono MH di Banjarmasin, Rabu (29/7/2015).
Jambret yang diamankan bernama Amirudin alias Amir (38), warga Jalan Lokasi II, Gang Lembu Jantan Banjarmasin Selatan.
Amir ditangkap pada Selasa (28/7/2015) sekitar pukul 08.30 Wita saat bersembunyi di Jalan Sukamaju Landasan Ulin, tepatnya di kawasan eks kebun sawit yang sudah tidak terawat lagi.
Saat ditangkap, lelaki berambut panjang itu melawan anggota polisi.
"Sempat terjadi perlawanan dari pelaku namun karena kesigapan anggota di lapangan akhirnya pelaku berhasil dibekuk," katanya.
Dari interogasi, ia mengaku menjambret bersama temannya berinisial SAM.
Amir mengakui hanya sebagai joki saat aksi dan SAM yang membawa celurit.
"Saya tidak melukai polisi itu, tapi SAM yang membacok karena ia yang membawa celurit dan saya hanya joki, dan kami sudah tiga kali melakukan aksi jambret, semua dilakukan di kota ini," katanya.
Amir dan SAM menjambret korban suami istri di Jalan Lingkar dalam Banjarmasin, pada Selasa (21/7/2015) sekitar pukul 20.30 Wita.
Saat korban jatuh, pelaku ingin merampas sepeda motor korban juga. Namun, istri korban berteriak. Bripka Teguh mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi asal suara.
Bripka Teguh mencoba menggagalkan aksi, namun salah satu pelaku langsung mengeluarkan celurit dan membacok. Bacokan mengenai tangan sebelah kiri anggota.
Hasil pemeriksaan sementara Amir ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana diancam hukuman 12 tahun penjara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura