Suara.com - Tabrakan antara Kapal Motor Segimas dengan Tangker MT Navagoh terjadi di Perairan Laut Jawa tepatnya pada titik koordinat 04 23 950 Lintang Selatan dan 110 23 850 Bujur Timur pada Kamis pagi (30/7/2015) sekitar pukul 10.40 WIB telah menewaskan satu orang dan tiga lainnya masih dinyatakan hilang.
Direktur Kepolisian Perairan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Makhruzi Rahman di Jakarta, mengatakan bahwa tabrakan itu terjadi saat KM Segimas, yang mengangkut satu nakhoda dan 12 anak buah kapal, sedang mencari cumi-cumi.
Tiba-tiba dari arah barat laut muncul MT Navagoh, yang melaju menuju selatan dengan kecepatan penuh. Kapal tanker yang diperkirakan akan menuju Semarang atau Surabaya itu tak langsung menabrak kapal pencari cumi dan menyebabkan satu ABK benama Anto tewas.
Selain satu korban tewas, tiga ABK lainnya dinyatakan hilang. Delapan penumpang kapal itu selamat dan tak menderita cedera.
Makhruzi mengatakan kini kasus itu sedang ditangani oleh Mabes Polri, karena lokasi tabrakan berada di luar wilayah yuridiksi Polda Metro Jaya. Ditpolair Polda Metro Jaya hanya membantu penanganan kejadian tabrakan transportasi laut tersebut.
Makhruzi menuturkan pihak Mabes Polri kini memeriksa beberapa saksi guna menyelidiki kronologis dan penyebab tabrakan kapal tersebut. Sementara korban selamat telah diangkut KM Harapan Jaya III milik warga Muara Baru akarta Utara bernama Acai. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis