Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan tidak bertanggung jawab atas kecelakaan Kapal Penyeberangan Antarkampung Berkat Bersaudara pada Selasa (29/7/2014) kemarin.
Seperti diketahui, Kapal Berkat Bersaudara mengalami kecelakaan saat berlayar dari Desa Penamas menuju Kabupaten Kapuas. Sebanyak 12 orang tewas dan enam hilang dalam kecelakaan trsebut.
Kecelakaan diduga akibat kelebihan penumpang.
Bambang Tjahjono, Ketua Harian Posko Mudik Kemenhub, mengatakan, Kapal Berkat Bersaudara tidak memiliki izin berlayar mengangkut penumpang.
"Wajarlah tenggelam, itu kan kapal kecil operasi antardesa yang dipaksakan mengangkut penumpang hingga berlebihan," tambah Bambang kepada suara.com di Gedung Kemenhub, Rabu (30/07/2014).
Bambang menuturkan, sebelum insiden terjadi, Dishubkominfo Kapuas telah melarang kapal untuk tidak berlayar. Apalagi, kapal juga mengangkut penumpang secara berlebihan.
"Kami sudah menginstruksikan, tetapi tidak diindahkan pemilik kapal, untuk saat ini pihak kami akan membantu menanggulagi kecelakaan tersebut," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Kesempatan Ganti Ban Mobil Jelang Mudik Lebaran di IIMS 2026
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
35 Ucapan Maaf Menjelang Ramadan untuk Keluarga, Tulus dan Menyentuh Hati
-
5 Doa Berbuka Puasa yang dapat Kamu Gunakan Selama Ramadan 2026
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Sengketa Lahan di TB Simatupang, BPN Jaksel Didesak Segera Blokir 44 Sertifikat SHM
-
Pengacara Sebut Tuntutan Kerry Riza Cs Alarm Bahaya untuk Direksi BUMN dan Anak Muda?
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN