Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan sebanyak empat kecamatan di wilayah setempat terancam kekeringan akibat kemarau.
"Wilayah tersebut tidak dialiri sungai dan rawan terjadi kekeringan," kata Ketua BPBD Kota Bekasi, Hery Ismiradi, di Bekasi, Sabtu (8/2/2015).
Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Bekasi Barat, Mustika Jaya, Bantargebang, dan Bekasi Utara. Menurut dia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca panas pada hampir seluruh kawasan di Indonesia akan bertambah panjang hingga Oktober 2015.
"Padahal pada 2014, cuaca panas berkisar hingga bulan September. Namun tahun ini diprediksi hingga Oktober," ujarnya lagi.
Upaya yang dapat dilakukan pihaknya saat ini untuk mengantisipasi kekeringan adalah dengan berkoordinasi bersama perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat, untuk menyuplai air bersih bila dibutuhkan.
"Kami juga sedang meminta kepada PDAM agar bisa menyuplai kebutuhan air bersih ke wilayah rawan kekeringan itu," katanya.
Hery menyatakan pula bahwa kekeringan pada empat kawasan itu umumnya tidak hanya melanda permukiman padat penduduk, namun juga sejumlah areal persawahan.
Namun pihaknya mengimbau warga untuk tidak perlu panik dan tetap berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah di wilayahnya untuk melakukan langkah antisipasi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!