Suara.com - Jelang peringatan ke 70 Kemerdekaan RI, ratusan siswa SD Negeri Nayu 77 Jalan Kelud 3, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, melakukan aksi mencuci bendera merah putih secara massal, Jumat (7/8/2015).
Diharapkan kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan siswa.
Pantauan Suara.com, aksi tersebut diikuti 270 siswa dari kelas 1-6. Mereka membawa bendera dan peralatan mencuci sendiri dari rumah masing-masing, ada ember dan sabun.
Proses pencucian hingga penjemuran dilakukan di halaman sekolah. Setelah bendera tersebut kering selanjutnya dibawa pulang untuk dipasang di depan halaman rumah.
Perwakilan dari sekolah, Ariek Singgih, menjelaskan aksi mencuci bendera secara massal tersebut baru pertamakali dilakukan. Pasalnya, tahun lalu dalam menyambut peringatan kemerdekaan sekolah menggelar perlombaan.
"Ya baru pertama kali ini. Ada ratusan bendera yang dicuci. Setelah kering bendera-bendera itu dibawa pulang siswa untuk dipasang di depan rumah," kata Singgih.
Singgih menambahkan rasa nasionalisme generasi muda sekarang sudah mulai luntur. Diharapkan melalui aksi tersebut dapat menumbuhkan kembali rasa nasionalisme terhadap generasi muda.
"Siswa ini merupakan kader penerus bangsa. Maka dari itu penting mengajarkan rasa nasionalisme kepada mereka," imbuh dia.
Aksi mencuci bendera massal dimulai pukul 08.20 WIB disambut antusias siswa. Mereka tampak mengikuti aksi tersebut mulai dari awal hingga selesai kegiatan.
"Senang bisa ikut kegiatan ini bersama dengan teman-teman. Baru kali ini ada kegiatan mencuci bendera secara bersama-sama," kata siswa kelas 6, Aprilia (10).
Menurut Aprilia aksi mencuci bendera tersebut merupakan pelajaran awal pendidikan kewarganegaraan, yakni untuk mencintai bangsa dan negara. (Labib Zamani)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus