Suara.com - Ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Praveen Jordan-Debby Susanto berambisi untuk mengalahkan pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen dalam putaran ketiga Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015.
"Kami belum pernah menang melawan mereka. Setiap pertandingan kami dengan mereka selalu ramai. Kami punya ambisi besar untuk mengalahkan mereka," kata Praveen selepas pertandingan putaran pertama kedua di Stadion Istora Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/8/2015).
Praveen-Debby melaju ke putaran ketiga setelah mengalahkan pasangan Australia Robin Middleton-Leanne Choo dalam waktu 27 menit dengan skor 21-9, 21-12.
Praveen mengatakan Nielsen-Pedersen merupakan pasangan campuran senior yang punya banyak pengalaman bermain dengan pola permainan yang bagus.
"Kami harus lebih sabar menghadapi mereka," kata Praveen.
Meskipun dengan mudah mengalahkan wakil Australia, Debby mengaku tidak menganggap enteng lawan pada putaran kedua.
"Kalau dibilang pertandingan tadi mudah bagi kami, saya rasa tidak. Kami pernah menonton video pertandingan mereka. Mereka adalah pemain bagus. Kami tidak ingin lengah saat menghadapi mereka," kata Debby.
Pada pertandingan lain nomor ganda campuran, pasangan Nielsen- Pedersen melaju ke putara ketiga setelah mengalahkan ganda campuran Singapura Danny Bawa Chrisnanta-Yu Yan Vanessa Neo dengan skor 21-19, 21-12. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman