Suara.com - Polisi Thailand mengatakan bahwa tersangka pelaku bom Bangkok yang terekam kamera CCTV beberapa menit sebelum ledakan di depan Kuil Erawan kemungkinan adalah orang asing. Menilik dari penampilannya, ada dugaan, si pelaku berasal dari Eropa atau Timur Tengah.
Juru bicara polisi Prawut Thawornsiri mengatakan, penyidik yakin bahwa dua orang lain yang terlihat dalam rekaman tersebut bersekongkol dengan pelaku.
"Ia memiliki kulit putih dan kemungkinan besar orang Eropa atau campuran, mungkin juga memiliki darah Timur Tengah," kata Prawut.
Sebelumnya, lewat Twitter, Prawut menawarkan uang hadiah 1 juta Baht bagi orang yang bisa memberikan informasi soal pelaku.
Ia mengatakan, dua orang lainnya, satu berbaju merah dan satu berwarna putih, terlihat di sekitar tersangka. Sepertinya, keduanya berupaya menutupi tersangka saat dirinya meletakkan tas di lokasi.
Setidaknya 20 orang terbunuh dalam ledakan hari Senin (17/8/2015). Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (Reuters)
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik