Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menganjurkan, sebaiknya rumah susun yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak digrastiskan.
“Kalau digrastiskan, warga yang tinggal terkadang akan tidak memikirkan untuk merawat atau menjaga kondisi rusun agar tetap baik. Kan mikirnya, lah grastis ini, kalau hilang atau kenapa-kenapa nggak masalah,” kata Bambang saat ditemui di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2015).
Bambang sekaligus meminta agar nantinya tariff yang diberlakukan pemerintah juga harus jauh lebih murah ketimbang rusun komersial lainnya.
“Jadi kalau ada biaya, itu seminimal mungkin dan untuk menunjukkan ada tanggungjawab,” ungkapnya.
Menurutnya, fasilitas di rusun juga harus memadai agar warga yang biasa tinggal di kawasan kumuh dan bantaran kali mau pindah dengsan harga terjangkau.
“Intinya kita ingin warga yang tinggal di Rusunawa ini merasa betah. Dan saya harap, kalau mereka betah, mereka akan cerita ke saudara-saudaranya yang masih tinggal di bantaran kali atau perkampungan kumuh atau tanah tak bertuan untuk segera beramai-ramai pindah ke Rusun,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK