Suara.com - Setelah menembak mati dua jurnalis stasiun televisi WDBJ yang sedang siaran langsung, pelaku yang diidentifikasi bernama Vester Lee Flanagan (41), menembak kepalanya sendiri.
Vester tampaknya memang sudah siap untuk mati karena merekam semua adegan saat menembak dirinya sendiri dan saat menembak dua jurnalis tv yang diincarnya. Kedua jurnalis itu adalah bekas koleganya saat bekerja di stasiun tv yang sama.
Dia bunuh diri beberapa jam setelah persitiwa tragis berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan di Moneta, Virginia, Amerika.
Sebelum bunuh diri, otoritas keamanan setempat sempat mengejar Vester yang kabur dengan mobilnya menuju ke kantor stasiun TV lain di kota itu.
Setelah menembak kepalanya sendiri, dia sempat mendapat perawatan di rumah sakit setempat namun belakangan diumumkan tewas.
Saat dia diburu oleh kepolisian, Vester bahkan sempat menyebarkan pesan soal tindakan kejahatan yang dilakukannya.
“Saya merekam peristiwa penembakan. Lihat Facebook,” tulisnya.
Dia mengklaim melakukan penembakan itu sebagai aksi balas dendam alibat pembunuhan rasis oleh Dylan Roof di Gereja Charleston.
Seperti diketahui Vester adalah warga Amerika kulit hitam sementara dua jurnalis korbannya adalah kulit putih, Alison Parker (24) dan kameramen Adam Ward (27). (mirror/Independent/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?