Suara.com - Kelompok massa yang mengatasnamakan Gerakan Lawan Ahok dan perwakilan warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, demonstrasi di depan rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2015). Mereka mengecam langkah pemerintah menggusur warga Kampung Pulo.
"Ahok sudah menjelma layaknya monster bagi rakyat kecil dan sahabat orang kaya," kata Ketua Gerakan Lawan Ahok, Tegar Putuhena.
Menurut Tegar kebijakan Gubernur DKI Jakarta hanya menyentuh masyarakat golongan ekonomi bawah, sementara golongan ekonomi atas tak disentuh.
"Tajam ke Bawah, Tumpul ke atas. Dalam melakukan relokasi warga, mendekati persoalan dengan cara-cara yang represif dengan menggunakan aparat keamanan negara," kata dia.
"Sungguh terlihat tidak lagi ada rasa kemanusiaan para diri Ahok," Tegar menambahkan.
Dalam aksi, mereka juga memperagakan ondel-ondel dan barongsai. Mereka juga membawa poster-poster berwajah Ahok dan bertulisan #Lawan Ahok.
Sementara itu, aparat keamanan bersiaga di depan rumah Ahok.
Aksi demonstrasi berlangsung sekitar 20 menit. Tentu saja Ahok tidak menemui demonstran, karena Ahok tidak tinggal di rumah dinas tersebut. Ahok tinggal di Pluit dan sekarang sedang di kantor, Balai Kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi
-
Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam
-
PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'
-
Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram
-
Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri
-
Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia
-
RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat
-
Ditjen Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang melalui Revisi UU TPPO
-
Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri