Suara.com - KPU membuka pendaftaran calon kepala daerah lagi di Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Denpasar. Perpanjangan waktu dilakukan lantaran setelah verifikasi pada 24 Agustus 2015, hanya diikuti oleh satu pasangan calon.
Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan ketiga daerah tersebut diarahkan melakukan penutupan pendaftaran hari ini. Namun, untuk Kota Denpasar, KPU setempat tidak melakukan hari ini.
"Ini adalah hari terakhir pendaftaran kembali, namun hanya untuk dua daerah (Minahasa Selatan dan Kutai Kartanegara). Sedangkan Denpasar (pendaftarannya) 31 Agustus-2 September. Mereka tidak sama," kata Hadar di kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/8/2015).
Hadar mengatakan untuk kasus tiga daerah tersebut, wewenang pendaftaran dibebaskan kepada KPU daerah masing-masing. KPU, sambungnya, hanya memberi arahan, yaitu pada tanggal 28-30 Agustus 2015 membuka pendaftaran.
"Untuk Kutai Kartanegara ada tambahan satu pasangan Sugianto-Rudi Hartono (Hanura dan PAN). Sedangkan Minahasa Utara, Karel Lakoy dan Freddy Rawis (Golkar)," ujarnya.
Dengan begitu, kata Hadar, ketiga daerah akan dijadwalkan memberikan hasil verifikasi pada 9 atau 11 September.
Namun, Hadar menerangkan ketika hasil verifikasi diumumkan dan KPU setempat menyatakan hanya satu pasangan calon yang lulus, KPU menyarankan untuk menundanya pilkada ke 2017.
"Ketiga daerah itu adalah akibat dari proses hasil verifikasi dan penelitian maka tidak didapatkan (dua paslon), mereka ditetapkan di 2017," kata Hadar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing