Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan dipastikan akan menghadiri proses pengisian awal (initial impounding) Waduk Jatigede, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (31/8/2018).
Biro Humas Protokol dan Umum (HPU) Setda Pemprov Jawa Barat menyatakan, orang nomor satu di Jawa Barat itu rencananya akan tiba di Waduk Jatigede sekitar pukul 10.00 WIB.
"Pak Gubernur akan berangkat dari Gedung Pakuan pukul 06.30, dan jam 10 menghadiri penutupan terowongan pengelak tanda dimulainya pengisian awal (initial impounding) di Waduk Jatigede Sumedang. Tks," ungkap Biro HPU Setda Pemprov Jabar melalui pesan singkatnya kepada wartawan.
Berdasarkan siaran pers Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebelumnya, manfaat utama waduk Jatigede disebut bisa mengairi persawahan hingga seluas 90.000 hektare. Waduk ini juga disebut memiliki sumber air baku dengan kecepatan sebesar 3,5 kubik per detik.
Air baku itu disebut bisa digunakan untuk kepentingan wilayah di Sumedang, Majalengka, hingga ke Cirebon. Selain itu, Waduk Jatigede juga disebut bermanfaat sebagai sumber tenaga bagi PLTA dengan kapasitas hingga 110 megawatt (MW), untuk objek pariwisata, serta pengendalian banjir kawasan seluas 14 ribu hektar di daerah tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
-
Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak
-
Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif
-
Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?
-
DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?
-
Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan
-
7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta
-
Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?