Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan Polri tak akan mengumumkan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri.
"Itu haknya Polri (penetapan tersangka), tetapi kan tidak diberitahu namanya," kata Badrodin di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).
Badrodin mengatakan Polri telah menyerahkan hasil penelusuran rekam jejak para calon pimpinan KPK sesuai permintaan tim panitia seleksi.
"Tugas kami memberikan rekomendasi atas track record itu (capim KPK) kepada pansel. Semua diserahkan kepada pansel apakah dipakai atau tidak, itu urusan pansel," ujarnya.
Dia menambahkan tidak ada instruksi khusus dari Presiden Jokowi dalam proses menyaring calon pimpinan KPK, khususnya yang tersangkut kasus hukum. Jokowi, lanjutnya, mempercayakan seleksi kepada tim pansel.
"Tidak ada arahan langsung (dari Presiden), Presiden percaya pada sembilan anggota pansel yang dia pilih," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB