Suara.com - Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan memberikan peringatan buat para menteri jika tidak bersikap tak loyal kepada Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
"Kita akan tindak tegas sampai pada tingkat menteri pun akan ditindak tegas," kata Luhut Binsar Panjaitan setelah Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Kekompakan dan loyalitas, kata Luhut, merupakan salah satu hal yang dibahas dalam sidang yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri dan tiga menteri koordinator tersebut.
"Menyangkut kekompakan, kita akan membangun kekompakan yang baik dan loyalitas," katanya.
Menurut dia, sudah menjadi tugasnya untuk memastikan semua proses pemerintahan dan mekanisme bidang ekonomi berjalan dengan baik sehingga tidak ada kegaduhan yang terjadi.
Dalam bidang politik, hukum, dan keamanan, Luhut juga ingin memastikan agar tidak ada disinformasi melainkan semua lancar dan berjalan dengan baik.
Pihaknya juga akan melakukan road show untuk mendorong penyerapan anggaran di daerah-daerah agar tidak terjadi ketakutan atau kekhawatiran pejabat di daerah dalam soal penggunaan anggaran.
"Ini menjadi mesin pamungkas untuk menghilangkan keragu-raguan dalam menyerap anggaran," katanya.
Luhut juga menyoroti soal hubungan antara pemerintah dengan parlemen yang dinilainya harus terjalin harmonis.
"Kita harus terima kritik yang konstruktif," kata Luhut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus