Suara.com - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Yandri Susanto menyatakan, kini partainya bisa memberikan usulan program pemerintah secara langsung menyusul keputusan partai itu bergabung dengan pemerintahan.
"Kalau ada program Jokowi yang bagus, PAN bisa mengusulkan sesuatu poin langsung, karena 'kan sudah bergabung. Kalau dulu (sebelum bergabung) tidak bisa," kata Yandri di Kantor DPP PAN, Jakarta, Jumat malam.
Yandri menjelaskan, di balik keputusan partainya bergabung dengan pemerintah, PAN ingin sekali mempercepat program-program pemerintah yang tersendat.
Namun demikian, Yandri menekankan, PAN tidak akan 'membabi-buta' melayangkan dukungannya bagi pemerintah.
Dia mencontohkan, dalam hal wacana pengocokan ulang pimpinan dewan yang digulirkan partai dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), PAN belum sepakat.
"Walau sudah bergabung, kami tidak akan membabi-buta mendukung. Misalnya usulan kocok ulang pimpinan dewan, itu menurut kami tidak pas," kata dia.
Sebelumnya, PAN menyatakan diri bergabung dengan pemerintah. PAN mengaku akan mendukung segala kebijakan pemerintah yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat.
Di sisi lain, PAN menyatakan, tidak keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan tidak masuk dalam jajaran partai KIH. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123