Suara.com - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Yandri Susanto menyatakan, kini partainya bisa memberikan usulan program pemerintah secara langsung menyusul keputusan partai itu bergabung dengan pemerintahan.
"Kalau ada program Jokowi yang bagus, PAN bisa mengusulkan sesuatu poin langsung, karena 'kan sudah bergabung. Kalau dulu (sebelum bergabung) tidak bisa," kata Yandri di Kantor DPP PAN, Jakarta, Jumat malam.
Yandri menjelaskan, di balik keputusan partainya bergabung dengan pemerintah, PAN ingin sekali mempercepat program-program pemerintah yang tersendat.
Namun demikian, Yandri menekankan, PAN tidak akan 'membabi-buta' melayangkan dukungannya bagi pemerintah.
Dia mencontohkan, dalam hal wacana pengocokan ulang pimpinan dewan yang digulirkan partai dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), PAN belum sepakat.
"Walau sudah bergabung, kami tidak akan membabi-buta mendukung. Misalnya usulan kocok ulang pimpinan dewan, itu menurut kami tidak pas," kata dia.
Sebelumnya, PAN menyatakan diri bergabung dengan pemerintah. PAN mengaku akan mendukung segala kebijakan pemerintah yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat.
Di sisi lain, PAN menyatakan, tidak keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan tidak masuk dalam jajaran partai KIH. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!