Suara.com - Para elit partai politik Koalisi Merah Putih (KMP) rupanya belum tahu manuver PAN saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan dukungan ke pemerintah Rabu kemarin (2/9/2015).
Usai bertemu dengan sejumlah ketua umum parpol yang tergabung di KMP, Zulkifli Hasan menyampaikan memang sengaja akan menyampaikannya langsung hari ini, Kamis (3/9/2015).
“Sebetulnya kemarin saya sudah minta waktu kepada Pak Ical untuk menyampaikan apa yang menjadi sikap PAN kepada pemerintah kemarin. Saya juga sebetulnya mau telepon Pak Ical dan Pak Prabowo, tapi saya khawatir tidak sampai. Makanya saya minta waktulah biar bisa berdialog,” terang Zulkifli.
Dalam pertemuan itu, kata Zulkifli, dia menyampaikan terima kasih bisa bekerja sama dan menerima sikap PAN.
Zulkifli sekaligus menegaskan kalau sebetulnya tidak ada peraturan yang mengikat kalau partai bisa masuk dan keluar KMP.
“Tidak ada peraturan kami masuk dan keluar KIH dan KMP. Kami berharap ada dampak positif kepada paea pengusaha saya harap semua ini bisa diselesaikan secaaa bersama-saama,” jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu